ASUHAN KEPERAWATAN PADA SDR. I DENGAN POST APENDIKTOMI HARI KE-0 DI BANGSAL ANGGREK RSUD WONOSARI

Detail Cantuman

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA SDR. I DENGAN POST APENDIKTOMI HARI KE-0 DI BANGSAL ANGGREK RSUD WONOSARI

XML

Latar Belakang : Gaya hidup kurang sehat, khususnya diet rendah serat, menjadi salah
satu penyebab utama apendisitis (peradangan usus buntu) yang jika tidak segera ditangani
dapat menyebabkan komplikasi serius seperti perforasi atau peritonitis. Penatalaksanaan
utama penyakit ini adalah tindakan pembedahan apendiktomi. Pasca operasi, pasien sering
menghadapi berbagai masalah keperawatan, terutama nyeri akut dan keterbatasan
mobilisasi.
Tujuan : Menerapkan asuhan keperawatan secara komprehensif pada pasien dengan post
apendiktomi hari ke-0, meliputi pengkajian, penegakan diagnosa, penyusunan intervensi,
implementasi, hingga evaluasi keperawatan.
Metode : Metode yang digunakan adalah case report dilakukan pada 1 pasien dengan cara
asuhan keperawatan secara komprehensif dari pengkajian sampai evaluasi.
Hasil : Diagnosa keperawatan yang diangkat adalah nyeri akut berhubungan dengan agen
cedera fisik (prosedur operasi), gangguan integritas kulit / jaringan berhubungan dengan
faktor mekanisme, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan nyeri, Intervensi
keperawatan yang dilakukan adalah menejemen nyeri, perawatan luka, dan utama
dukungan mobilisasi, Implementasi keperawatan yang dilakukan pada setiap diagnosa
adalah: diagnosa pertama nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisisk (prosedur
operasi) adalah melakukan mengidentifikasi lokasi, karakteristik,durasi, fungsi,kualitas,
intensitas nyeri, melakukan identifikasi skala nyeri, memberikan obat analgeric. Diagnosa
ke dua gangguan integritas kulit dan jaringan berhubungan dengan factor mekanis
melakukan memonitor karakteristik luka, melakukan perawatan luka operasi apendiktomi.
Diagnosa ketiga gangguan mobilisasi fisik berhubungan dengan nyeri melakukan monitor
kondisi klien saat melakukan mobilisasi, menganjurkan klien untuk mobilisasi dini (duduk)
dan memenuhi kebutuhan sehari-hari secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukan adanya
penurunan skala nyeri, kondisi luka yang bersih/mengecil, serta peningkatan kemampuan
mobilisasi pasien secara bertahap hingga pasien mampu melakukan aktivitas mandiri.
Kesimpulan: Kerjasama antara pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan sangat menentukan
keberhasilan asuhan keperawatan. Pemberian teknik relaksasi dan mobilisasi dini terbukti
efektif dalam menurunkan skala nyeri dan mempercepat pemulihan kemandirian pasien
pasca apendiktomi.


Detail Information

Item Type
Karya Tulis Ilmiah
Penulis
ERLINA PUTRI FEBRILIA - Personal Name
Student ID
240412007
Dosen Pembimbing
Rista Islamarida , S.Kep,Ns., M.Kep - 42.170191.02 - Dosen Pembimbing 1
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
14901
Edisi
Published
Departement
PROFESI NERS
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
KIA 26.NS.008 ERL a
Copyright
STIKES Guna Bangsa
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail