Text
EFEKTIVITAS PEER EDUCATION DAN PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA AWAL SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN DENPASAR BARAT
XMLLatar Belakang : Tingginya kasus kehamilan pada remaja di Indonesia dan Bali
merupakan provinsi ketiga terbanyak jumlah pengidap Human Immunodeficiency
Virus pada usia remaja, di Kecamatan Denpasar barat terdapat ibu hamil usia
remaja dan remaja mengidap penyakit kelamin (kondiloma acuminata) dan kista
ovarium. Penelitian ini bertujuan membandingkan dan menganalisis efektivitas
peer education dan penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan
sikap remaja awal sekolah dasar dalam upaya mendukung program pemerintah
yaitu Pusat Informasi dan Konseling Remaja dan menurunkan angka kehamilan
dan kesakitan pada remaja terkait kesehatan reproduksi.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan metode Quasy
Eksperimen (Pretest-Posttest Control Group Desain). Teknik pemilihan sampel
dengan Multistage Sampling yaitu menggabungkan teknik Simple Random
Sampling dan Purposive Sampling. Teknik Analisis data dengan uji non parametrik
Wilcoxon Test dan Mann Whitney Test. Jumlah populasi dalam penelitian ini 215
remaja awal sekolah dasar dengan jumlah sampel yaitu 124 remaja awal sekolah
dasar yang terbagi atas 62 remaja awal sekolah dasar pada kelompok eksperimen
di Sekolah Dasar Negeri 19 Pemecutan dan 62 remaja awal sekolah dasar pada
kelompok kontrol di Sekolah Dasar Negeri 27 Pemecutan. Peer educator dalam
penelitian ini adalah remaja awal sekolah dasar yang merupakan duta anti bullying
di Sekolah Dasar Negeri 19 Pemecutan.
Hasil : Hasil analisis uji Wilcoxon dengan nilai selisih median pengetahuan 25,00
dan sikap 24,00 pada kelompok eksperimen dan selisih median pengetahuan
22,50 dan sikap 21,00 pada kelompok kontrol dengan nilai signifikan pada masing-
masing kelompok 0,000<0,05 yaitu hipotesa diterima ada perbedaan pengetahuan
dan sikap remaja awal sekolah dasar sebelum dan setelah pemberian peer
education dan penyuluhan kesehatan reproduksi dan berdasarkan hasil uji Mann
Whitney dengan nilai signifikan 0,000<0,05 yaitu hipotesa diterima ada perbedaan
efektivitas peer education dan penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap
pengetahuan dan sikap remaja awal sekolah dasar di kecamatan denpasar barat.
Simpulan : Ada perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap remaja awal sekolah
dasar dan ada perbedaan efektivitas peer education dan penyuluhan kesehatan
reproduksi remaja. Intervensi peer education lebih efektif dalam meningkatkan
pengetahuan dan sikap remaja awal sekolah dasar dibandingkan penyuluhan.
Detail Information
| Item Type |
Thesis
|
|---|---|
| Penulis |
LUH PUTU EKA SURYANI. S - Personal Name
|
| Student ID |
230712001
|
| Dosen Pembimbing |
Dr. dr. Siswanto Pabidang, S.H., M.M., M.H - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Anas Rahmad Hidayat, S.KM.,M.Kes - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
15102
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
KEBIDANAN
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
THE 25.MK.041 LUH e
|
| Copyright |
STIKES Guna Bangsa
|
| Doi |







