PEMANTAPAN MUTU INTERNAL HEMATOLOGY ANALYZER TERHADAP PEMERIKSAAN JUMLAH LEUKOSIT DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL, DIY

Detail Cantuman

Text

PEMANTAPAN MUTU INTERNAL HEMATOLOGY ANALYZER TERHADAP PEMERIKSAAN JUMLAH LEUKOSIT DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL, DIY

XML

Latar Belakang: Pemantapan Mutu Internal (PMI) adalah salah satu kegiatan yang
perlu dilakukan oleh sebuah laboratorium kesehatan. Clinical Laboratory
Improvement Amendments (CLIA) menyatakan bahwa total kesalahan yang
diperbolehkan (TEa, Total Error allowable) pada pemeriksaan kontrol kualitas
Leukosit sebesar 15% yang lebih rendah dari trombosit dan fibrinogen dan lebih
tinggi dibandingkan dengan sel lain. Pemeriksaan leukosit di laboratorium
menggunakan alat Hematology analyzer sering terjadi kesalahan. Alat Hematology
analyzer tidak dapat membaca sel muda, jadi perlu dilakukan evaluasi bahan
kontrol pada alat hematologi analyzer mengunakan analisis westgard dan six sigma.
Analisa menggunakan westgard berguna untuk melihat penyimpangan yang terjadi
selama 1 bulan (nomor Lot yang sama) agar masalah yang terjadi dapat diketahui
penyebabnya. Analisis menggunakan six sigma yaitu untuk mengetahui skala
kualitas laboratorium. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemantapan mutu
internal tahap analitik alat Hematology analyzer terhadap pemeriksaan jumlah
leukosit berdasarkan analisis westgard dan six sigma.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, metode penelitian ini
bertujuan untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara obyektif. Sampel
dalam penelitian ini adalah data nilai kontrol pemeriksaan jumlah leukosit selama
1 bulan. Analisis data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan grafik
kemudian dianalisis menggunakan aturan westgard dan six sigma.
Hasil: Satu penyimpangan didapatkan pada grafik levey jenning’s level rendah
yaitu 13S menandakan adanya kesalahan acak (masalah pada isntrumen). Dua
penyimpangan didapatkan pada grafik levey jenning’s level normal yaitu 12S
menandakan adanya peringatan (masalah pada instrumen). Tiga penyimpangan
didapatkan pada grafik levey jenning’s level tinggi yaitu 12S menandakan adanya
peringatan (masalah pada instrumen). Skala sigma ketiga level kontrol menunjukan
skala di atas 6 ini menandakan bahwa kualitas laboratorium RSUD Panembahan
Senopati Bantul sangat bagus.
Kesimpulan: Kontrol kualitas pada pemeriksaan jumlah leukosit terdapat
penyimpangan pada 3 level kontrol dan skala sigma yang di dapatkan lebih dari 6
pada 3 level kontrol ini menunjukan bahwa kualitas laboratorium sangat bagus.

Kata kunci: Leukosit, Pemantapan Mutu Internal, grafik levey jenning’s, skala six
sigma.


Detail Information

Item Type
Karya Tulis Ilmiah
Penulis
Student ID
17300001
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Published
Departement
TLM
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
KTI 20.AN.0017 MAG p
Copyright
STIKES Guna Bangsa
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail