Text
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA
XMLLatar Belakang : Prevalensi anemia pada usia kehamilan <8 minggu sebesar 40%,
usia kehamilan 9-12 minggu sebesar 46,9%, usia kehamilan 13-16 minggu sebesar
50%, usia kehamilan 17-20 minggu sebesar 52,9%, usia kehamilan 21-24 minggu
sebesar 68,3% dan usia kehamilan >25 minggu sebesar 64,6%. Menurut WHO tahun
2020 prevalensi ibu hamil yang mengalami anemia defisiensi Fe sekitar 35-75% yang
semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia kehamilan.
Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan
pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 54
orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis data univariat dan
bivariat dengan tabel distribusi frekuensi.
Hasil Penelitian : Antara pendidikan dengan perilaku pencegahan anemia diperoleh
nilai p (sig) =0,621 > 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan pendidikan dengan
perilaku pencegahan anemia. Hasil uji statistik diperoleh nilai p (sig) =0,851 > 0,05
yang artinya tidak terdapat hubungan pekerjaan dengan perilaku pencegahan
anemia. Hasil uji statistik diperoleh nilai p (sig) =0,000 > 0,05 yang artinya terdapat
hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan anemia. Hasil uji statistik
diperoleh nilai p (sig) =0,005 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan sikap dengan
perilaku pencegahan anemia. Hasil uji statistik diperoleh nilai p (sig) =0,192 < 0,05
yang artinya tidak terdapat hubungan kepercayaan dengan perilaku pencegahan
anemia. Hasil uji statistik diperoleh nilai p (sig) =0,000 < 0,05 yang artinya terdapat
hubungan dukungan suami/keluarga dengan perilaku pencegahan anemia. Hasil uji
statistik diperoleh nilai p (sig) =0,232 < 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan
dukungan petugas kesehatan dengan perilaku pencegahan anemia. Dari 3 variabel
yang diuji regresi logistik berganda pada tahap pertama terlihat dua variabel memiliki
nilai p-value < 0,05 dan yang terbesar adalah variabel pengetahuan (p=0,000).
Artinya variabel yang paling dominan berhubungan dengan perilaku pencegahan
anemia adalah pengetahuan.
Detail Information
| Item Type |
Thesis
|
|---|---|
| Penulis |
MAWARNI YUNITA - Personal Name
|
| Student ID |
220711027
|
| Dosen Pembimbing |
dr. Bima Suryantara, Sp.OG (K) - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Heru Subaris Kasjono, S.KM., M Kes - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
15102
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
KEBIDANAN
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa., 2024 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
THE 24.MK.010 MAW f
|
| Copyright |
STIKES Guna Bangsa
|
| Doi |







