Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.M DENGAN DEMAM TIFOID DI RUANG AMARILIS RSUD WONOSARI
XMLLatar belakang : Demam tifoid ditandai dengan demam tinggi lebih dari 37,5°C
jika diukur di ketiak, di atas 37,2°C jika diukur melalui mulut, atau tinggi jika
diukur melalui rektal (>38°C) yang mengindikasikan infeksi sistemik (Nurfadly,
et al., 2021). Demam bersifat remiten, yaitu suhu tubuh tidak terlalu tinggi tetapi
meningkat secara bertahap pada sore hingga malam hari dan cenderung menurun
pada pagi hari. Sementara itu, di Indonesia, WHO melaporkan sekitar 900.000
kasus penyakit dan 200.000 kematian akibat demam tifoid setiap tahun.
Tujuan : untuk memberikan asuhan keperawatan yang tepat pada pasien dengan
demam tifoid di Ruang Amarilis RSUD Wonosari.
Berdasarkan analisa data didapatkan 3 diagnosa keperawatan yang muncul
diantaranya hipertermia, defisit nutrisi, dan intoleransi aktivitas pada An.M, hal
tersebut disesuaikan dengan data hasil pengkajian awal kepada An.M serta
pemeriksaan fisik kondisi pasien pada hari pengkajian pertama.
Kesimpulan : asuhan keperawatan ini disusun sesuai dengan pengumpulan data
yang dilakukan yaitu wawancara, melihat kondisi pasien, catatan medis dan
pemeriksaan fisik yang buat selama 1x24 jam, sehingga hasil yang setelah
pemberian asuhan keperawata selama 3x24 jam didapatkan diagnosa keperawatan
dengan hipertermia teratasi, defisit nutrisi teratasi sebagian, dan intoleransi
aktivitas hipertermia sudah tertasi, defisit nutrisi teratasi sebagian, dan intoleransi
aktivitas telah teratasi.
Detail Information
| Item Type |
Karya Tulis Ilmiah
|
|---|---|
| Penulis |
FERA ERLITA ADITYA - Personal Name
|
| Student ID |
240411031
|
| Dosen Pembimbing |
Aan Devianto, S.Kep.,Ns.,M.Kep., - - Dosen Pembimbing 1
|
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
14901
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
PROFESI NERS
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : ., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
KIA 25.NS.048 FER a
|
| Copyright |
STIKES Guna Bangsa
|
| Doi |







