<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1302">
<titleInfo>
<title><![CDATA[FENOMENA KEJADIAN KEHAMILAN USIA 10-19 TAHUN PADA KELUARGA BERPENGHASILAN RENDAH DI KABUPATEN BOYOLALI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LULUK KHUSNUL DWIHESTIE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Esti Nugraheny, S.ST., M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Gunarmi, S.KM., S.Tr.Keb., M.M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. dr. Siswanto Pabidang, SH., MM., MH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Anas Rahmad Hidayat, S.KM., M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Perpustakaan Guna Bangsa]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Guna Bangsa Yogyakarta]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Thesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[STIKES Guna Bangsa]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Indonesia menempati peringkat ke-4 di dunia dalam perkawinan anak 
mencapai 25,53 juta kasus, sekaligus tertinggi di ASEAN (UNICEF, 2024). Di Pulau Jawa, 
Provinsi Jawa Tengah menempati urutan ke-3 dengan tren fluktuatif dari tahun 2018-2023. 
Faktor sosial ekonomi dan geografis secara signifikan memengaruhi tingginya Age
Specific Fertility Rate/ASFR di usia remaja. Kabupaten Boyolali merupakan daerah dengan 
persentase perkawinan anak yang tinggi di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk 
mengeksplorasi fenomena kejadian kehamilan usia 10-19 tahun pada keluarga 
berpenghasilan rendah di Kabupaten Boyolali. 
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode mix methods dengan pendekatan 
Exploratory Sequential Design. Populasi penelitian adalah seluruh remaja dan ibu muda 
usia 10-19 tahun yang mengalami kehamilan di Kabupaten Boyolali. Sampel penelitian 
adalah sebagian perempuan usia 10-19 tahun yang sedang hamil atau pernah hamil 
sejumlah 20 ibu, dengan triangulasi 20 orangtua, 6 bidan, dan 4 tokoh masyarakat. 
Instrumen penelitian untuk data kualitatif menggunakan pedoman wawancara yang telah 
dilakukan ekspert judgement, sedangkan data kuantatif menggunakan lembar rekapitulasi 
data, buku KIA, dan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis 
data pada pendekatan kualitatif menggunakan teknik thematic content analysis. Analisis 
data kuantitatif menggunakan analisis univariate dengan distribusi frekuensi. 
Hasil: Kehamilan usia 10–19 tahun terjadi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, 
namun dengan latar belakang yang berbeda. Di perkotaan disebabkan oleh kurangnya 
edukasi reproduksi, lemahnya pengawasan orang tua, dan pengaruh media sosial, 
sedangkan di pedesaan lebih dipengaruhi oleh norma budaya dan perjodohan. Peran 
keluarga di kedua wilayah belum optimal, dan pemanfaatan layanan kesehatan masih 
bersifat reaktif. Dampak psikologis ditemukan perbedaan, di perkotaan sebagian besar 
terindikasi mengalami gejala depresi, sedangkan di pedesaan, sebagian besar tidak 
menunjukkan gejala depresi. Meskipun demikian, sebagian besar ibu hamil memiliki status 
gizi normal dan bayi lahir dengan berat badan normal. 
Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan lingkungan memiliki 
peran penting dalam memitigasi risiko kesehatan pada kehamilan remaja. Oleh karena itu, 
pendekatan edukatif, dukungan emosional, serta layanan kesehatan remaja yang 
komprehensif perlu diperkuat untuk mencegah dan menangani kehamilan di usia remaja.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[2025]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[S2 Kebidanan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[25.MK.019]]></classification><ministry><![CDATA[15102]]></ministry><studentID><![CDATA[230711030]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250814]]></identifier><departementID><![CDATA[KEBIDANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repositori Guna Bangsa Yogyakarta]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[THE 25.MK.019 LUL f]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1450" url="" path="/Luluk Khusnul Dwihestie.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[FENOMENA KEJADIAN KEHAMILAN USIA 10-19 TAHUN PADA KELUARGA BERPENGHASILAN RENDAH DI KABUPATEN BOYOLALI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[wallpaper.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1302]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-11-06 13:16:05]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-11-06 13:19:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>