PENGARUH KONSUMSI JUSBUAH NAGA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWA DI ASRAMA PAPUA (BINTUNI)

Detail Cantuman

Text

PENGARUH KONSUMSI JUSBUAH NAGA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWA DI ASRAMA PAPUA (BINTUNI)

XML

Anemia merupakan salah satu masalahan kesehatan yang banyak dialami oleh remaja
dan dewasa, terutama di wilayah Papua. Berdasarkan data, prevalensi anemia di
Papua pada tahun 2018 mencapai 46%, menurun menjadi 38,6% pada tahun 2019,
dan 34% pada tahun 2020. Meskipun terjadi penurunan, angka tersebut masih
tergolong tinggi dan menjadi masalah kesehatan yang serius. Anemia ditandai dengan
rendahnya kadar hemoglobin dalam darah yang menyebabkan gejala seperti tubuh
lemas, pusing, serta penurunan konsentrasi. Jika tidak segera ditangani, anemia kronis
dapat menimbulkan komplikasi kardiovaskular, antara lain takikardia, pembesaran
jantung, hingga gagal jantung akibat meningkatnya beban kerja jantung. Buah naga
merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung zat besi, vitamin C, dan antioksidan
yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobin serta membantu
meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh konsumsi jus buah naga merah terhadap kadar hemoglobin
pada mahasiswa di Asrama Papua (Bintuni). Metode penelitian yang digunakan
adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan pretest-posttest control group.
Sebanyak 20 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan
sebanyak 10 responden yang diberikan jus buah naga merah 200 g dicampur 100 ml
air setiap pagi selama 7 hari, dan kelompok kontrol sebanyak 10 responden tanpa
intervensi. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan,
kemudian data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin pada kelompok perlakuan meningkat
dari 12,72 g/dL menjadi 14,01 g/dL (p = 0,008), sedangkan pada kelompok kontrol

terjadi penurunan dari 15,18 g/dL menjadi 14,32 g/dL (p = 0,072). Uji independent t-
test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,012).

Kesimpulannya, konsumsi jus buah naga merah selama 7 hari berpengaruh signifikan
terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada mahasiswa di Asrama Papua (Bintuni).
Dengan demikian, jus buah naga merah dapat menjadi alternatif alami yang mudah
diperoleh dan aman digunakan untuk membantu mencegah serta mengatasi anemia.


Detail Information

Item Type
Karya Tulis Ilmiah
Penulis
SOPIA DORTHEA KAWYAN - Personal Name
Student ID
20600004
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
11412
Edisi
Published
Departement
D3 TEKNOLOGI BANK DARAH
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
KTI 25.TD.018 SOP p
Copyright
STIKES Guna Bangsa
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


Gugus Pencarian


Membuat gugus pencarian ...