Text
PEMERIKSAAN TELUR CACING SOIL TRANSMITTED HELMITH PADA KUKU SISWA DI SD WINONGO MANULIFE
XMLLatar Belakang: Soil Transmitted Helminth ( STH ) masih menjadi masalah
kesehatan di wilayah tropis seperti Indonesia, yang dapat menyebabkan anemia,
kekurangan gizi, dan berpengaruh pada pertumbuhan anak. Penularan sering terjadi
melalui kuku yang terkontaminasi telur cacing, terutama pada anak dengan
kebiasaan higienis yang kurang baik. Observasi awal di SD Negeri Winongo
Manulife menunjukkan sebagian siswa bermain tanpa alas kaki dan mengkomsumsi
jajanan tanpa mencuci tangan, sehingga diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui
adanya telur STH pada kuku siswa. Tujuan dari penelitian ini Mengetahui hasil
pemeriksaan telur cacing Soil Transmitted Helminth pada kuku siswa SD Winongo
Manulife.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini
di laksanakan di Laboratorium STIKES Guna Bangsa Yogyakarta pada bulan Juli
2025. Sampel pada penelitian ini ialah kuku siswa-siswi SD Negeri Winongo
Manulife kelas 1-2. Sampel penelitian ini berjumlah 29 orang dengan metode
pemeriksaan yaitu metode sedimentasi. Hasil disajikan dalam bentuk tabel dan
persen.
Hasil : Berdasarkan data hasil pemeriksaan menunjukkan 29 sampel kuku tidak
ditemukan telur cacing Soil Transmitted Helminth atau negatif (100%).
Kesimpulan: Telur cacing STH, tidak ditemukan pada kuku siswa-siswi di SD
Negeri Winongo Manulife.
Detail Information
| Item Type |
Karya Tulis Ilmiah
|
|---|---|
| Penulis |
NEDIKE PUTRI HARY - Personal Name
|
| Student ID |
220311027
|
| Dosen Pembimbing |
Nurlaili Farida Muhajir, S.KM.,M.Sc., - - Dosen Pembimbing 1
Desto Arisandi, S.KM.,M.Sc., - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
13453
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
D3 TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
KTI 25.AN.031 NED p
|
| Copyright |
STIKES Guna Bangsa
|
| Doi |







