<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1355">
<titleInfo>
<title><![CDATA[GAMBARAN FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI TEKANAN DARAH RENDAH DI UDD PMI KABUPATEN SLEMAN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ASRIN TANGGU MARA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Kumara Rahmawati Zain, S.Pd., M.Biotech</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aulia Rahman, S.Si., M.Biotech</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aulia Rahman, S.Si., M.Biotech</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Kumara Rahmawati Zain, S.Pd., M.Biotech</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Perpustakaan Guna Bangsa]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Guna Bangsa Yogyakarta]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Karya Tulis Ilmiah]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[STIKES Guna Bangsa]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tekanan darah rendah (hipotensi) terjadi ketika tekanan darah lebih rendah
dari biasanya, yang mengakibatkan kurangnya aliran darah ke jantung, otak, dan
area lain di tubuh. Gejala tekanan darah rendah meliputi lemas, pusing, pingsan,
bingung, dan pandangan kabur. Secara umum, pembacaan tekanan darah kurang
dari 90/60 mmHg dianggap sebagai hipotensi. Memahami faktor risiko tekanan
darah rendah pada pendonor yang bersedia di UDD PMI Kabupaten Sleman adalah
tujuan dari penelitian ini. Faktor keturunan, usia, jenis kelamin, asupan nutrisi yang
buruk, intensitas tidur, kurangnya olahraga fisik, dan kebiasaan minum teh
semuanya berkontribusi terhadap tekanan darah rendah. Jenis penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini bersifat obervasional deskriptif untuk melihat
adanya gambaran faktor risiko yang mempengaruhi tekanan darah rendah yang
biasa dialami oleh para pendonor yang gagal donor di UDD PMI Kabupaten
Sleman. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menggunakan univariat, yang
berfokus pada setiap variabel dari hasil penelitian. Dari 60 responden, 38 orang
(63,33%) adalah perempuan dan 22 orang (36,67%) adalah laki-laki; mayoritas
pendonor yang memiliki tekanan darah rendah adalah perempuan. 45% responden
berusia antara 21 hingga 30 tahun, dan 55% berusia antara 32 hingga 50 tahun. Dari
segi kebiasaan konsumsi, 61,67% responden sering mengonsumsi sayuran,
sedangkan 46,67% sering mengonsumsi makanan berlemak atau digoreng. Dari
mereka yang mengonsumsi buah, 56,67% melakukannya lebih dari tiga kali
seminggu. Dari segi tidur, 45% secara rutin mengalami kesulitan untuk tertidur, dan
38,33% sering terbangun lebih dari tiga kali setiap malam. Selain itu, kurang dari 6
hingga 8 jam tidur setiap malam adalah hal yang umum bagi 45% responden.
Tekanan darah rendah di antara pendonor di PMI UDD Kabupaten Sleman juga
mungkin dipengaruhi oleh kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak, tidur tidak
teratur, dan minum teh (40%).</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[D3 TBD]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[2025]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[25.TD.019 ASR g]]></classification><ministry><![CDATA[11412]]></ministry><studentID><![CDATA[20600001]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250115]]></identifier><departementID><![CDATA[D3 TEKNOLOGI BANK DARAH]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repositori Guna Bangsa Yogyakarta]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[KTI 25.TD.019 ASR g]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1503" url="" path="/ASRIN TANGGU MARA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[GAMBARAN FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI TEKANAN DARAH RENDAH DI UDD PMI KABUPATEN SLEMAN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[D3_TBD.jpg.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1355]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-12-12 13:34:32]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-12-12 13:40:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>