Text
PENGARUH PENDIDIKAN SEKSUAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SELF EFFICACY REMAJA AWAL DALAM MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL DI SDN 59 PALEMBANG DAN SDN 161 PALEMBANG
XMLLatar Belakang : Kekerasan seksual pada anak merupakan masalah global yang
berdampak jangka panjang secara fisik dan mental. Data menunjukkan peningkatan kasus
kekerasan seksual pada anak di Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan dan
Palembang. Upaya preventif seperti pendidikan seksual berbasis sekolah terbukti efektif
dalam meningkatkan pengetahuan dan self-efficacy anak dalam mencegah kekerasan
seksual. Berbagai metode edukasi, seperti media audiovisual, diskusi, dan simulasi, telah
menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kesadaran anak terhadap kekerasan
seksual. Studi pendahuluan di Kecamatan Kemuning, Palembang, mengungkap adanya
kasus kekerasan seksual yang melibatkan remaja awal, hal ini menegaskan urgensi
pendidikan seksual.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan seksual dalam meningkatkan
pengetahuan dan self-efficacy remaja awal dalam mencegah kekerasan seksual.
Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen pretest-posttest control
group design untuk mengukur pengaruh pendidikan seksual terhadap pengetahuan dan
self-efficacy remaja awal dalam mencegah kekerasan seksual. Populasi penelitian ini
siswa siswi kelas IV sampai kelas VI di SDN 59 Palembang dan SDN 161 Palembang
berjumlah 359 siswa/siswi. Tehnik pengambilan sampling menggunakan teknik purposive
sampling, jumlah sampel yang didapatkan yaitu 189 siswa/siswi. Analisis data univariat
dengan table distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan yaitu uji wilcoxon dan uji mann
whitney.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi pendidikan seksual secara signifikan
meningkatkan pengetahuan dan self-efficacy remaja awal dalam mencegah kekerasan
seksual. Pada kelompok eksperimen, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan
(p=0,001) dan peningkatan self-efficacy yang signifikan (p=0,001) setelah pemberian
pendidikan seksual. Sebaliknya, pada kelompok kontrol, tidak ditemukan perubahan yang
signifikan pada pengetahuan (p=0,774) begitu juga self-efficacy (p=0,829). Perbandingan
antara kedua kelompok juga menegaskan bahwa pendidikan seksual memiliki pengaruh
yang kuat terhadap peningkatan pengetahuan (p=0,001) dan self-efficacy (p=0,001)
dibandingkan dengan kelompok yang tidak mendapatkan intervensi.
Simpulan hasil penelitian ini, pendidikan seksual terbukti efektif dalam meningkatkan
pengetahuan dan self-efficacy remaja awal dalam mencegah kekerasan seksual. Oleh
karena itu, intervensi pendidikan seksual sangat direkomendasikan sebagai strategi
penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja dalam menghadapi isu
kekerasan seksual.
Detail Information
| Item Type |
Thesis
|
|---|---|
| Penulis |
ETI SUMARNI - Personal Name
|
| Student ID |
230711005
|
| Dosen Pembimbing |
Dr. Fitriani Mediastuti, S.Si, M.Kes - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Anas Rahmad Hidayat, S.KM.,M.Kes - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
15102
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
KEBIDANAN
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
THE 25.MK.032 ETI p
|
| Copyright |
STIKES Guna Bangsa
|
| Doi |
Lampiran Berkas
Informasi
DETAIL CANTUMAN
Kembali ke sebelumnya XML Detail







