Text
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA TELUK RUMBIA KECAMATAN SINGKIL TAHUN 2024
XMLLatar Belakang : Stunting merupakan masalah serius yang dihadapi oleh banyak
negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini terjadi ketika anak
mengalami pertumbuhan yang terhambat akibat kekurangan gizi kronis, ditandai
dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya.
Stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu kurangnya akses terhadap pangan
bergizi, kurangnya pengetahuan tentang gizi dan kesehatan, sanitasi yang buruk,
dan kemiskinan. Tujuan peneitian yaitu mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia dini.
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah studi analitik
observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek pada penelitian ini
meliputi balita usia 06-59 bulan di Desa Teluk Rumbia. Teknik pengambilan
sampel pada penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling dengan
menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian dengan menggunakan
kuesioner, Aplikasi EPPGBM dan Lembar Ceklist. Analisis dengan menggunakan
uji Regresi Logistik Berganda.
Hasil : Faktor higiene dan sanitasi memperoleh nilai p-value sebesar 0,045 < 0,05
yang artinya ada hubungan yang bermakna, faktor pola asuh memperoleh nilai pvalue sebesar 0,006 < 0,05, faktor pendapatan orang tua memperoleh nilai p-value
sebesar 0,335 > 0,05, faktor riwayat pemberian asi ekslusif memperoleh nilai pvalue sebesar 0,000 < 0,05, faktor riwayat pemberian imunisasi dasar lengkap
memperoleh nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05. Kekuatan hubungan yang
ditunjukkan dari hasil OR mulai dari yang terbesar adalah Higiene dan Sanitasi (
OR : 2.263 ), Pola Asuh Orang Tua ( OR: 0.384 ), Riwayat Pemberian Asi Ekslusif
( 0,129 ), dan Riwayat Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap (0.000). Berdasarkan
hasil tersebut Odd Ratio terbesar adalah faktor higiene dan sanitasi, sehingga
menjadi faktor paling dominan terhadap kejadian stunting pada anak usia dini di
desa Teluk Rumbia tahun 2024.
Simpulan : Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah faktor
higiene dan sanitasi, pola asuh, riwayat pemberian asi ekslusif, riwayat pemberian
imunisasi dasar lengkap dan faktor risiko paling dominan adalah faktor higiene
sanitasi.
K
Detail Information
| Item Type |
Thesis
|
|---|---|
| Penulis |
RAHAYU NINGSIH - Personal Name
|
| Student ID |
230711044
|
| Dosen Pembimbing |
Dr.Heru Subaris Kasjono, S,KM., M.Kes - - Dosen Pembimbing 1
Dr. dr. Siswanto Pabidang, S.H., M.M., M.H - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Dr. Atik Badi’ah, S.Kp., S.Pd., M.Kes., - 4030126501 - Penguji 1
Dr. Siti Maimunah, SST, Bd. M.Keb - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
15102
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
KEBIDANAN
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa., 2024 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
THE 24.MK.015 RAH f
|
| Copyright |
STIKES Guna Bangsa
|
| Doi |







