PENGARUH FAKTOR RISIKO STATUS INDEKS MASSA TUBUH DAN STATUS ANEMIA TERHADAP KEJADIAN KOMPLIKASI KEHAMILAN TRIMESTER II DI KOTA METRO TAHUN 2024 STUDI RETROSPEKTIF

Detail Cantuman

Text

PENGARUH FAKTOR RISIKO STATUS INDEKS MASSA TUBUH DAN STATUS ANEMIA TERHADAP KEJADIAN KOMPLIKASI KEHAMILAN TRIMESTER II DI KOTA METRO TAHUN 2024 STUDI RETROSPEKTIF

XML

Latar belakang: Komplikasi kehamilan merupakan salah satu penyebab utama
tingginya AKI. Menurut WHO, sekitar 75% kematian ibu disebabkan oleh komplikasi
utama seperti perdarahan hebat, infeksi, hipertensi dalam kehamilan, komplikasi
persalinan, dan aborsi yang tidak aman. Tahun 2023, Kemenkes berupaya
menyelesaikan sejumlah permasalahan yang dialami oleh ibu hamil antara lain ibu hamil
Anemia sebesar 27,7%, ibu hamil dengan hipertensi sebesar 12,7%, ibu hamil dengan
Kekurangan Energi Kronik (KEK) sebesar 17,3%, dan ibu hamil dengan risiko komplikasi
lainnya sebesar 28%. Apakah permasalahan yang terjadi selama kehamilan tersebut
memberikan kontribusi terhadap kematian ibu masih menjadi perdebatan. Untuk itu
penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh status IMT dan anemia pra kehamilan
terhadap kejadian komplikasi kehamilan trimester II di Kota Metro, Lampung.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian retrospektif dengan
pendekatan case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Kota
Metro, Lampung. Terbagi menjadi 2 kelompok yaitu, populasi kasus dan populasi kontrol
berjumlah 216 ibu hamil. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive
sampling untuk kelompok kasus (ibu hamil komplikasi dengan anemia) dan matched
sampling untuk kelompok kontrol (ibu hamil komplikasi tanpa anemia), dengan
pencocokan berdasarkan usia dan paritas. Analisis data univariat berdasarkan hasil
perhitungan persentase, analisis bivariat dengan uji chi squere, serta analisis multivariat
menggunajan uji regresi logistik.
Hasil: berdasarkan hasil uji analisis diketahui, IMT: p=0,621 OR=895, anemia pra
kehamilan: p=0,000 OR=122.073 CI 95%= 16.137–923,464, pada faktor risiko, usia:
p=0,124 OR=1,862 CI 95%= 0,844–4,109, paritas tinggi: p=0,036 OR=2,719 CI 95%=
1,069–6,911, dan jarak kehamilan: p=0,127 OR=0,537 cI 95%= 0,242–1,194,
pendidikan: p=0,182 OR=1,455.
Kesimpulan: Hasil analisis disimpulkan bahwa secara statistik anemia dan paritas
berpengaruh terhadap kejadian komplikasi kehamilan trimester II, IMT, usia, jarak
kehamilan dan pendidikan ibu secara mandiri tidak berpengaruh terhadap kejadian
komplikasi kehamilan trimester II, akan tetapi usia paritas secara simultan dengan
anemia dan paritas berpengaruh terhadap kejadian komplikasi kehamilan trimester II.
Anemia menjadi faktor dominan dalam model ini, sedangkan faktor risiko yang dominan
dalam model ini adalah paritas.


Detail Information

Item Type
Thesis
Penulis
FIRDA FIBRILA - Personal Name
Student ID
230711032
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
15102
Edisi
Published
Departement
KEBIDANAN
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
THE 25.MK.037 FIR p
Copyright
STIKES Guna Bangsa
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail