<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1417">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN BUDAYA DALAM PERAWATAN MASA NIFAS PADA SUKU DAYAK OT DANUM DI DESA NANGA JELUNDUNG KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT TAHUN 2022]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANASTASIA LINA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Istri Yuliani, S.SiT, M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>dr. Bima Suryantara, SpOG (K)</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Heru Subaris Kasjono., SKM.,M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Istri Yuliani,S.SiT.,M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Perpustakaan Guna Bangsa]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Guna Bangsa Yogyakarta]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Thesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[STIKES Guna Bangsa]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Indonesia merupakan Negara kepulauan yang penuh dengan berbagai
macam suku dan budaya. Dengan adanya keberagamaan tersebut, tidak heran ada
banyak praktik kebudayaan yang diterapkan. Budaya yang masih dilaksanakan sampai
sekarang pada ibu nifas suku Dayak beberapa diantaranya adalah tidak keluar rumah
selama seminggu, tidak membasahi rambut, memakan makanan yang berkuah saja dan
lain sebagainya. Tujuan penelitian yaitu mengetahui peran budaya dalam perawatan masa
nifas pada suku dayak ot danum di desa nanga jelundung kabupaten sintang kalimantan
barat tahun 2023.
Metode Penelitian: Desain dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
studi kualitatif eksploratif dengan pendekatan etnografi. Penelitian di lakukan selama 2
bulan di Desa Nanga Jelundung, Kalimantan Barat. Jumlah informan sebanyak 9 orang.
Instrument penelitian berupa panduan wawancara, audio record dan field note.
Hasil: Ibu postpartum tahu bahwa pelaksanaan praktik budaya dalam masa nifas sudah
menjadi tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi dan memahami bahwa praktik
budaya yang dilakukan dapat membawa dampak positif dan jarang memberikan dampak
negatif. Adanya sikap yang mendukung dari keluarga ibu postpartum menjadikan
pelaksanaan praktik budaya dalam masa nifas berjalan dengan baik dan akan berlangsung
secara terus menerus. Tenaga Kesehatan telah memberikan pendidikan kesehatan dan
perawatan medis selama masa nifas berdampingan dengan praktik budaya nifas.
Pelaksanaan praktik budaya dalam masa nifas juga mendapat dukungan penuh dari
masyarakat yang ada dan tidak dijumpai adanya hambatan dalam proses pelaksanaannya.
Simpulan: Praktik budaya yang dilakukan oleh suku Dayak Kalimantan Barat memiliki
peran penting pada masa nifas secara turun menurun, pelaksanaan praktik budaya ini
harus berdampingan dengan tindakan dan perawatan medis dari tenaga Kesehatan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[2023]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[S2 Kebidanan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[23.MK.022 ANA p]]></classification><ministry><![CDATA[15102]]></ministry><studentID><![CDATA[20720020]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230228]]></identifier><departementID><![CDATA[KEBIDANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repositori Guna Bangsa Yogyakarta]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[THE 23.MK.022 ANA p]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1566" url="" path="/ANASTASIA LINA (1).pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERAN BUDAYA DALAM PERAWATAN MASA NIFAS PADA SUKU DAYAK OT DANUM DI DESA NANGA JELUNDUNG KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT TAHUN 2022]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[wallpaper.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1417]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-01-29 11:05:17]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-01-29 11:07:15]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>