Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN ANEMIA APLASTIK DI RUANG MAWAR RSUD WONOSARI GUNUNGKIDUL
XMLLatar belakang : Anemia aplastik merupakan kegagalan hemopoiesis yang relatif
jarang ditemukan namun dapat berpotensi mengancam jiwa. Anemia aplastik
termasuk dalam kelompok penyakit yang jarang terjadi, dengan insidensi sekitar 2-
2,3 kasus per satu juta penduduk per tahun, namun di Asia, angka ini bisa
mencapaidua hingga tiga kali lebih tinggi, sekitar 7,4 kasus per satu juta penduduk.
Institute dampak anemia aplastik jika tidak ditangani dapat meningkatkan risiko
komplikasi seperti pendarahan, leukemia, atau kondisi darah serius lainnya.
Tujuan : Memberikan asuhan keperawatan pd tn.s dengan anemia aplastic diruang
mawar rsud wonosari. Berdasarkan hasil pengkajian pada Tn. S didapatkan diagnosa
keperawatan perfusi perifer tidak efektif b.d penurunan konsentrasi hemoglobin ,
intoleransi aktivitas b.d kelemahan fisik , dan risiko infeksi b.d penurunan pertahanan
tubuh . Intervensi yang diberikan meliputi manajemen sirkulasi, dukungan aktivitas, dan
pencegahan infeksi. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut, dengan evaluasi
akhir menunjukkan masalah perfusi perifer tidak efektif dan intoleransi aktivitas teratasi
sebagian, sedangkan risiko infeksi berada dalam kendali.
Metode : Asuhan keperawatan ini dilakukan dengan studi kasus.pengkajian dilakukan
dengan autoanamnesa dengan aloanamnesa dengean wawncara dan penrijsaan
fisik.asuhan keperatan dilakukannsecara komperhensif dari pengkajian hinggan evaluasi.
Hasil : diagnose keperawatan yang didapatkan adalah implementasi yang dilakukan
antara lain melakukan transusi dara PRC 3 kolf menunjukan peningkatan kadar
hemoglobin.
Kesimpulan : Asuhan keperawatan pada pasien Tn. S dengan anemia aplastik
menunjukkan adanya perbaikan kondisi pada masalah perfusi perifer dan intoleransi
aktivitas, meskipun belum teratasi sepenuhnya. Diharapkan pasien dan keluarga dapat
melanjutkan tindakan pencegahan infeksi dan pengaturan aktivitas secara mandiri di
rumah untuk mendukung pemulihan dan mencegah komplikasi. Dari hasil evaluasi
didapatkan bahwa perfusi perifer belum tertatasi sepnuhnya.
Detail Information
| Item Type |
Karya Tulis Ilmiah
|
|---|---|
| Penulis |
YUDHAN AFFANDI PRABOWO - Personal Name
|
| Student ID |
240411027
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Bagus Yudiantoro, S.Kep., Ns. - - Ketua Penguji
|
| Kode Prodi PDDIKTI |
14901
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
PROFESI NERS
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
KIA 25.NS.073 YUD a
|
| Copyright |
STIKES Guna Bangsa
|
| Doi |







