<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="484">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH JAHE HANGAT UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 :]]></title>
<subTitle><![CDATA[SYSTEMATIK LITERATUR REVIEW]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>EPI SETIAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Chentia Misse Issabella., S.S.T., M. Tr.Keb</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fitriana, S.ST.,M.P.H</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mia Dwi Agustini, S.S.T., M.Tr.Keb</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Perpustakaan Guna Bangsa]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Guna Bangsa Yogyakarta]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[STIKES Guna Bangsa]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar   Belakang:   Kehamilan   merupakan   peristiwa   alami   yang   dilalui   oleh   wanita.   7
Ketidaknayamanan kehamilan akan bermunculan salah satunya adalah mual muntah. Gejala umum mual dan muntah pada kehamilan adalah sering terjadi pada trimester pertama. Perasaan mual terjadi karena peningkatan kadar hormon estrogen dan HCG dalam serum. Salah satu tanaman herbal yang baik untuk mengatasi mual dan muntah adalah jahe yang memiliki kandungan senyawa zingerones dan shogaols. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jahe hangat untuk mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester 1 dalam tinjauan systematik literatur review (SLR).

Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan studi Systematik literature review menggunakan pend ekatan kualitatif meta sintesis. Populasi dari penelitian ini adalah jurnal terbitan antara tahun
2016-2021 yang didapatkan dari database PuBmed, scient direct dan Cochrane. Sampel sebanyak 12 jurnal nasional dan internasional sesuai dengan kriteria inklusi dan eklusi.

Hasil  : Sebagian besar jurnal menggunakan desain penelitian Quasy Eksperiment one group dan jurnal penelitian lainnya menggunakan desain Randomized Controlled Trial (RCT). Karakterisik responden dilihat dari usia paling banyak berusia 20-35 tahun (58,3%), Usia gestasi atau kehamilan yaitu usia 0-13 minggu (66,7%), paritas responden yaitu primipara (33,3%) dan pekerjaan responden sebagai ibu rumah tangga (41,7%). Tingkat emesis gravidarum sebelum diberikan seduhan air jahe hangat paling banyak tingkatan emesis gravidarum sedang. Tingkat emesis gravidarum setelah diberikan seduhan air jahe hangat paling banyak tingkatan emesis gravidarum ringan. Dosis pemberian intervensi seduhan air jahe hangat sebanyak 250 mL (25,0%) dengan frekuensi pemberian antara 2 kali dalam 1 hari.

Simpulan : Pemberian intervensi pemberian air seduhan jahe hangat harus memperhatinan dosis dan frekuensi dalam pemberiannnya. Pada 12 jurnal yang telah diteliti terbukti bahwa minuman jahe hangat berpengaruh terhadap frekeunsi mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Ibu Hamil Trimester 1]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Jahe Hangat]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[2022]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[S1 Kebidanan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[22.IB.20810050]]></classification><ministry><![CDATA[15201]]></ministry><studentID><![CDATA[20810050]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220407]]></identifier><departementID><![CDATA[KEBIDANAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repositori Guna Bangsa Yogyakarta]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[SK 22.IB.20810050 EPI p]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="493" url="" path="/2022_20810050_EPI SETIAWATI U.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pengaruh Jahe Hangat untuk Mengurangi Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester 1:  Systematik Literatur Review]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[1covs1bidan.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[484]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-06-17 09:05:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-06-22 10:14:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>