Text
GAMBARAN AKTIVITAS ENZIM SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) PADA PENDERITA TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS DEPOK I DAN III, SLEMAN, D.I. YOGYAKARTA
XMLLatar Belakang: Indonesia dikenal dengan negara tropis diketahui rentan terhadap penyakit menular dibandingkan daerah beriklim sedang. Faktor lingkungan menjadi penyebab utama tingginya kelembaban di daerah tropis. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat serta minimnya pengendalian penyakit menular, sehingga masyarakat dapat terkena penyakit tuberkulosis yang disebabkan kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang memiliki sifat tahan asam yang berbentuk batang atau lebih dikenal dengan Basil Tahan Asam (BTA). Pengobatan TB di Indonesia menerapkan strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS). Obat Anti Tuberkulosis memiliki efek samping terhadap hati. Gangguan fungsi hati ditunjukkan oleh peningkatan aktivitas enzim SGPT yang terjadi pada 4-8 minggu pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase peningkatan aktivitas enzim SGPT di Puskesmas Depok I dan III, Sleman, D.I Yogyakarta.
Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan uji laboratorium pada penderita TB di Puskesmas Depok I dan III sebanyak 16 orang. Pemeriksaan aktivitas enzim SGPT menggunakan metode kinetik enzimatik pada spesimen serum. Analisa data hasil penelitian dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel, persentase, dan narasi.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 16 sampel yang dilakukan pemeriksaan aktivitas enzim SGPT terdapat 4 sampel (25%) yang menunjukkan aktivitas enzim SGPT meningkat dan aktivitas enzim SGPT yang normal sebanyak 12 sampel (75%). Peningkatan aktivitas enzim SGPT paling banyak pada laki-laki sebanyak 3 orang (19%) dibandingkan perempuan sebanyak 1 orang (6%), sedangkan rentang usia 46-55 tahun paling banyak mengalami peningkatan enzim SGPT sebanyak 2 orang (50%).
Kesimpulan: Peningkatan aktivitas enzim SGPT pada penderita tuberkulosis yang mengkonsumsi obat anti tuberkulosis sebanyak 25%. Peningkatan aktivitas enzim SGPT berdasarkan jenis kelamin paling banyak terdapat pada laki-laki (19%) dan kelompok usia 46-55 tahun (50%) paling banyak mengalami peningkatan enzim
SGPT.
Kata Kunci : Aktivitas Enzim SGPT, Obat anti Tuberkulosis, Tuberkulosis
Detail Information
| Item Type |
Karya Tulis Ilmiah
|
|---|---|
| Penulis |
Wahyuni Eka Putri - Personal Name
|
| Student ID |
19300024
|
| Dosen Pembimbing |
Desto Arisandi, S.KM.,M,Sc. - - Dosen Pembimbing 1
Siti Fatimah, S.Si.,M.Sc.,Apt. - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Hieronymus Rayi Prasetya, S.S.T.,M.Si., - - Ketua Penguji
|
| Kode Prodi PDDIKTI |
13453
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
TLM
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa., 2022 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
KTI 22. AN.001 WAH g
|
| Copyright |
STIKES Guna Bangsa
|
| Doi |







