GAMBARAN PEMERIKSAAN DEMAM TIFOID MENGGUNAKAN METODE WIDAL PADA PASIEN DI PUSKESMAS KALASAN SLEMAN

Detail Cantuman

Text

GAMBARAN PEMERIKSAAN DEMAM TIFOID MENGGUNAKAN METODE WIDAL PADA PASIEN DI PUSKESMAS KALASAN SLEMAN

XML

INTISARI

Latar belakang: Demam tifoid adalah penyakit infeksi sistemik bersifat akut
yang disebabakan oleh Salmonella typhi. Di indonesia kasus demam tifoid
mencapai 21 juta kasus dan 222.000 kematian per 100.000 populasi pertahun.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan tahun 2018 di kabupaten
Sleman terdapat 11.343 kasus penderita demam tifoid. Berdasarkan hasil survey
kasus demam tifoid di Puskesmas Kalasan mencapai angka 297 berjenis kelamin
perempuan sebanyak 161 orang dan laki-laki 136 orang, Puskesmas Kalasan juga
merupakan puskesmas rawat inap. Pemeriksaan widal merupakan pemeriksaan
aglutinasi yang menggunakan suspensi bakteri Salmonella typhi dan Salmonella
paratyphi sebagai antigen untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap Salmonella
dalam serum penderita. Meskipun metode widal memiliki sensitivitas yang rendah
tetapi sampai saat ini metode tersebut masih digunakan terutama Puskesmas yang
ada di daerah Sleman dikarenakan metode widal memiliki kelebihan yaitu mudah
untuk dilakukan, tidak memerlukan keahlian khsus, menggunakan alat sederhana
dan harga pemeriksaan yang murah. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi
Persentase hasil pemeriksaan demam tifoid menggunakan metode widal pada
pasien di Puskesmas Kalasan Sleman Yogyakarta, dengan melakukan
pengenceran bertingkat.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah
semua pasien di Puskesmas Kalasan yang suspek demam tifoid. Sampel pada
penelitian ini adalah semua pasien yang melakukan permintaan pemeriksaan
demam tifoid di Laboratorium Puskesmas Kalasan pada bulan November 2019.
Hasil penelitian dalam bentuk diagram pie, tabel, dan narasi.
Hasil: Dari 22 sampel plasma diperoleh 45% hasil sama-sama negatif, 36 % hasil
perbedaan titer yang terjadi di Puskkesmas dan penelitian dan 18% hasil
persamaan titer yang terjadi di Puskesmas dan penelitian.
Kesimpulan: Dari Hasil penelitian didapatkan perbedaan titer yang terjadi di
Puskesmas dan penelitian sebanyak 36% dan persamaan titer yang terjadi di
Puskesmas dan penelitian sebanyak 18%.
Kata kunci:Salmonella Typhi, uji widal.


Detail Information

Item Type
Karya Tulis Ilmiah
Penulis
Student ID
17300066
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Published
Departement
TLM
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit STIKES Guna Bangsa Yogyakarta : Perpustakaan Guna Bangsa.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
KTI 20.AN.0003 CHE d
Copyright
STIKES Guna Bangsa
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail