<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="980">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGGUNAAN DETERJEN CAIR SEBAGAI PENGGANTI XYLOL DALAM PROSES DEPARAFINISASI PADA PEWARNAAN HEMATOKSILIN-EOSIN (HE)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I PUTU SUBAGYA ARTHA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yuliana Prasetyaningsih, S.Si., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Fitri Nadifah, S.Si., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Perpustakaan Guna Bangsa]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Guna Bangsa Yogyakarta]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Karya Tulis Ilmiah]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[STIKES Guna Bangsa]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Pewarnaan adalah serangkaian proses teknik yang dilakukan 
dalam preparasi jaringan sampel. Dalam proses pewarnaan terdapat proses 
deparafinisasi yang menggunakan larutan xylol. Xylol merupakan senyawa 
hidrokarbon yang bersifat toksik bagi pengguna, mudah terbakar. Alternatif bahan 
yang mampu menggantikan xylol adalah deterjen cair yang terbuat dari bahan
bahan turunan minyak bumi dan deterjen cair memiliki tingkat iritasi lebih ringan 
dibandingkan xylol dan relatif aman jika digunakan. Tujuan penelitian ini adalah 
untuk mengetahui apakah penggunaan deterjen cair dapat menggantikan xylol 
dalam proses deparafinisasi dan Mengetahui konsentrasi deterjen cair sebagai 
pengganti deparafinisasi dalam pewarnaan HE. 
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Sampel 
dalam penelitian ini yaitu preparat jaringan ginjal mencit (Mus musculus) yang 
berasal dari hasil proses pembuatan jaringan. Penelitian ini dibagi menjadi dua 
kelompok yaitu preparat yang dideparafinisasi menggunakan xylol dan deterjen cair 
dengan pemanasan dan diwarnai dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin dan 
diamati dibawah mikroskop. 
Hasil: Hasil preparat ginjal mencit (Mus musculus) yang dideparafinisasi 
menggunakan deterjen cair dengan konsentrasi 4%, 6%, dan 8% didapatkan hasil 
yang baik dimana inti sel dan sitoplasma terwarnai dengan baik yang diwarnai 
dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. 
Kesimpulan: Penggunaan deterjen cair dengan konsentrasi 4%, 6%, dan 8% dalam 
proses deparafinisasi dengan pemanasan mampu melunturkan sisa paraffin secara 
menyeluruh dan menghasilkan preparat dengan kualitas yang mendekati 
penggunaan xylol, terutama pada deterjen cair dengan konsentrasi 8% yang paling 
mendekati xylol</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[D3 TLM]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[2024]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[24.AN.026]]></classification><ministry><![CDATA[13453]]></ministry><studentID><![CDATA[21300015]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240816]]></identifier><departementID><![CDATA[D3 TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repositori Guna Bangsa Yogyakarta]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[24.AN.026 PUT p]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1049" url="" path="/DOC-20240919-WA0001. (1) (1) - I Putu Subagya Artha_1.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGGUNAAN DETERJEN CAIR SEBAGAI PENGGANTI XYLOL DALAM PROSES DEPARAFINISASI PADA PEWARNAAN HEMATOKSILIN-EOSIN (HE)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[tlm%281%29.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[980]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-04 13:20:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-04 13:20:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>